Arab Pra Kerasulan Muhammad


Dalam mengenal gambaran keadaan bangsa Arab sebelum datangnya Islam, yang kehidupan agama mereka tidak lepas dari banyaknya berhala-berhala yang mereka sembah dan agung-agungkan. Oleh karena itu pada bagian kedua ini akan diceritakan secara ringkas mengenai nama dan asal-usul berhala-berhala ini.

Patung-Patung Yang Terkenal Di Kalangan Bangsa Arab Jahiliyah

Sedemikian banyaknya berhala yang diagungkan bangsa Arab pada waktu itu. Jumlahnya mencapai lebih dari tiga ratus enam puluh buah, sehingga menyesaki lingkungan Ka’bah. Di antara berhala yang paling popular di kalangan mereka ialah :

1. Wadd.

Adalah nama patung milik kaum nabi Nuh yang berasal dari nama seorang shalih dari mereka. Ditemukan kembali oleh Amru bin Luhai di Jeddah dan diberikan kepada Auf bin ‘Adzrah dan ditempatkan di Wadi Al Quraa di Dumatul Jandal11 dan disembah oleh bani kalb bin Murrah.12 Patung ini ada sampai datangnya Islam kemudian dihancurkan Khalid bin Walid dengan perintah Rasulullah.

2. Suwaa’

Adalah salah satu patung kaum nabi Nuh yang ditemukan kembali dan diberikan kepada Mudhor bin Nizaar13 dan diserahkan kepada bani Hudzail serta ditempatkan di Rohaath sekitar 3 mil dari Makkah 14.

3. Yaghuts

Adalah salah satu patung kaum nabi Nuh yang ditemukan kembali dan diberikan kepada Na’im bin Umar Al Muradi dari Majhaj dan ditempatkan di Akmah atau Jarsy di Yaman, disembah oleh bani Majhaj dan bani An’am dari kabilah Thaiyi’.15

4. Ya’uq

Adalah salah satu patung kaum nabi Nuh yang ditemukan kembali dan diberikan kepada kabilah Hamadan dan ditempatkan di Khaiwaan, disembah oleh orang-orang Hamadan.16

5. Nasr

Adalah salah satu patung kaum nabi Nuh yang ditemukan kembali dan diberikan kepada kabilah Himyar dan ditempatkan di Saba’ disembah oleh bani Dzi Al Kilaa’ dari kabilah Himyar dan sekitarnya.17

6. Manaah

Adalah salah satu patung berhala yang ditempatkan di pantai laut dari arah Al Musyallal 18 di Qadid antara Makkah dan Madinah. Patung ini sangat diagungkan oleh suku AlAus dan Al Khazraj. Rasulullah mengutus Ali bin Abi Thalib untuk menghancurkannya pada penaklukan kota Makkah.19

7. Laata

Laata adalah kuburan orang shalih yang ada di Thaif yang dibangun dengan batu persegi empat. Bangsa Arab seluruhnya sangat mengagungkannya dan sekarang tempatnya adalah di menara masjid Thaif20.

Ada yang mengatakan bahwa Laata adalah nama seorang yang membuat masakan Sawiiq untuk jamaah haji, lalu ia meninggal kemudian kuburannya disembah. Ketika bani Tsaqif masuk Islam maka Rasulullah mengutus Al Mughiroh bin Syu’bah untuk menghancurkannya dan kuburan ini dibakar habis.

8. Al ‘Uzza

Al ‘Uzza adalah satu pohon yang disembah. la lebih baru dari Al Laata, ditempatkan di Wadi Nakhlah di atas Dzatu ‘Irqin. Mereka dulu mendengar suara keluar dari Al Uzza. Berhala ini sangat diagungkan Quraisy dan Kinanah. Ketika Rasulullah menaklukan Makkah, beliau mengutus Khalid bin Al Walid untuk menghancurkannya. Ternyata ada tiga pohon dan ketika dirobohkan yang ketiga, tiba-tiba muncul wanita hitam berambut kusut dalam keadaan rneletakkan kedua tangannya di bahunya menampakkan taringnya. Di belakangnya, ada juru kuncinya. Kemudian Khalid penggal lehernya dan pecah, ternyata ia adalah seekor merpati, lalu Khalid bin Al Walid membunuh juru kuncinya.21

9. Hubal

Merupakan patung yang paling besar di Ka’bah. Diletakkan di tengah Ka’bah. patung ini terbuat dari batu ‘aqiq merah dalam rupa manusia. Dibawa ‘Amru bin Luhai dari Syam.

10. Isaaf dan Naailah.

Dua patung berhala yang ada di dekat sumur Zamzam. Dua patung ini berasal dari sepasang orang Jurhum yang masuk ke Ka’bah dan berbuat fujur, lalu dikutuk menjadi dua batu, seiring perjalanan waktu, keduanya disembah. Aisyah berkata:

‘Kami senantiasa ingat bahwa Isaaaf dan Naailah adalah laki-laki dan wanita dari Jurhum berbuat dosa di Ka’bah lalu Allah rubah mereka menjadi dua batu’.22

11. ‘Am Anas atau ‘Amiya Anas

Ini adalah berhala Bani Khaulaan. Mereka membagi-bagi hasil ternak dan pertaniannya menjadi dua bagian; sebagian untuk Allah dan sebagian untuk berhalanya ini, sehingga Allah turunkan firmanNya, (artinya):

Al An’aam 136 Dan mereka memperuntukkan bagi Allah satu bahagian dari tanaman dan ternak yang telah diciptakan Allah, lalu mereka berkata sesuai dengan persangkaan mereka,”ini untuk Allah dan ini untuk berhala-berhala kami”. Maka sajian-sajian yang diperuntukkan bagi berhala-berhala mereka tidak sampai kepada Allah’, dan sajian-sajian yang diperuntukan bagi Allah, maka sajian itu sampai kepada berhala-berhala mereka. Amat buruklah ketetapan mereka itu.

12. Sa’ad

Ini adalah berhala milik Bani ‘MuIkaan. bin Kinaanah. ,

13. Dzul Khalashah

Ini adalah berhala milik kabilah Khats’am, Bajilah dan Daus yang berada di Tubaalah, daerah antara Makkah dan Yaman. Berbentuk rumah patung. Tentang berhala ini, Rasulullah pernah berkata kepada Jarir bin Abdillah Al Bajali :

“Bebaskanlah aku dari Dzul Khalashah. Dzul Khalashah adalah rumah berhala di Khats’am dinamai dengan nama Ka’bah Yamaniyah. Beliau berkata,”Aku berangkat bersama 150 tentara berkuda dari suku Ahmas dan mereka adalah ahli penunggang kuda”. Beliau berkata lagi, “Sedang aku tidak pandai mengendarai kuda perang,” maka Rasulullah memukul dadaku sampai aku melihat bekas pukulannya di dadaku dan menyatakan, “Ya, Allah. Tetapkanlah ia dan jadikanlah ia da’i yang memberi petunjuk dan mengambil petunjuk.” Maka akupun berangkat dan menghancurkan serta membakarnya.23

Begitulah gambaran keadaan agama di Jazirah Arabiyah sebelum datangnya Islam. Mereka masih mengimani  ububiyah Allah dan menganggap Allah sebagai sesembahannya juga.


Catatan Kaki

11. Ibid, hlm.50.
12. As Sirah An Nabawiyah Fi Dhu’l Al Mashadir Al Ashliyah. Op.Cit. hlm. 66.
13. Mukhtashar Sirah Ar Rasul, Op.Cit. hlm. 50.
14. As Sirah An Nabawiyah Fi Dhu’l Al Mashadir Al Ashliyah. Op.Cit. hlm.66.
15. Ibid.
16. Ibid, hlm. 67.
17. Ibid
18. Al-Musyallal:’Adalah bukit yang memanjang sampai Qadid dari arah laut dekat dengan kota Makkah.’
19. Mukhtashar Sirah Ar Rasul, Op.Cit. hlm. 51-52.
20. Ibid, hlm. 52.
21. Ibid
22. HR Abnu Ishaaq dengan sanad hasan. Lihat Sirah Ibnu Hisyam (1/27) dinukil dari As Sirah An Nabawiyyah Fi Dhu’l Al Mashdir Al Ashilah, Op.Cit. hlm. 67.
23. HR Al-Bukhari dalam Shahihnya, Kitab Al jihad Wa As Siyar, bab Harqu Ad Dur Wa Al Nakhiil, no. 2797.

sumber: Majalah As Sunnah, Edisi 01/Tahun IX/1426H/2005

http://blog.vbaitullah.or.id

Enhanced by Zemanta
Iklan

3 Comments

  1. Ping balik: Menjawab Fitnah: Abdullah Dan Siti Aminah Berada Dineraka « E.S.A

  2. Ping balik: Menjawab Fitnah: Abdullah Dan Siti Aminah Berada Dineraka « SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG (serbuiff)

  3. Ping balik: Ibunda Dan Ayahanda Rasulullah tidaklah/bukanlah kafir | SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU DAN BUDAYA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s